Akhirnya Anda yakin untuk menggunakan Social media sebagai tempat baru untuk berkomunikasi dengan konsumen Anda. Wait..! Anda benar – benar yakin? Coba baca dulu blog post ini, karena jika Anda tidak 100% yakin dan tanpa persiapan yang matang, maka yang Anda lakukan sia – sia.
Perhatikan hal – hal berikut ini:
- Resource yang cukup
Ketika Anda memutuskan untuk memasuki social media, pastikan ada resource yang benar – benar mempunyai waktu untuk memonitor account brand Anda. Jangan membuat account baru tanpa ada yang memonitor. Hal ini juga berhubungan dengan content planning, coba baca lagi blog post tentang pentingnya content planning.
- Tools yang tepat
Memang me-manage suatu account dengan apa yang sudah diberikan default oleh sebuah situs jejaring sosial sangatlah mudah. Fitur – fitur yang disediakan sudah user friendly.
Tapi ketika Anda menggunakan social media untuk brand Anda, pastinya ada tujuan lebih besar yang ingin dicapai. Atau ada hitungan ROI yang ingin Anda ketahui. Anda tidak ingin berinvestasi tanpa tahu apa yang dapat Anda dapatkan, bukan?
Sebaiknya Anda menggunakan tools yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut.
Tidak ada salahnya juga jika Anda menggandeng partner yang ahli dibidang ini.
Jika Anda masih belum tahu cara yang paling jitu untuk menemukan partner yang tepat, stay tuned di blog ini, kami akan ‘bocorkan jurusnya’.
- Niat untuk melakukan next actions
OK. Katakanlah point pertama dan kedua sudah terpenuhi.
What’s next?
Harus ada tindak lanjut dari hasil interaksi Anda dengan konsumen di social media. Jangan berikan janji palsu.
Karena ketika fans melihat tidak ada tindak lanjut yang nyata dari Anda, maka mereka tidak akan segan – segan untuk menagih janji Anda. Atau mungkin mereka akan memberitahu dunia, bahwa Anda tidak tepati janji.
Ketika ini terjadi, apa yang Anda lakukan selama ini, sia – sia saja.
Post ini bukan untuk menakuti Anda, tapi sebaliknya, untuk semakin memantapkan Anda untuk memasuki social media. Ready?


